Rabu, 21 Juli 2010

Cerita Lucu | Kumpulan Cerita Lucu | Part VIII

Cerita Lucu | Kumpulan Cerita Lucu

  • koki dan Para Serdadu
Berkat kepintarannya memasak Wong diterima bekerja sebagai koki di kapal induk Amerika Serikat. Tapi serdadu-serdadu yang semuanya orang bule itu selalu mempermainkan pria Asia ini, menjahilinya setiap saat. Kadang ketika memasak lampu dipadamkanlah, atau blender disembunyikanlah.

Tapi lama-lama para tentara itu merasa kasihan juga kepada koki Wong. Mereka lalu menemuinya dan berkata, "Maaf ya Wong kami selama ini mempermainkan kamu. Kami janji tidak akan melakukannya lagi dehh...."

"Kalian janji tidak akan memadamkan lampu lagi?", tanya Wong
"Janji"
"Janji tidak akan ngumpetin blender lagi?"
"Janji"
"Ya sudah", kata Wong, "Saya juga janji tidak akan mengencingi makanan lagi"

  • Percakapan Diakherat
Andi : Kenapa kamu sampai di akhirat ini?
Alan : Suatu hari,aku pulang dari kantor dan aku mendapati istriku tanpa busana dan dalam keadaan gugup,Intuisiku mengatakan bahwa dia habis menyeleweng, dengan sangat marah kulemparkan kulkasku ke arah seorang laki-laki yang kutemui berdiri di depan rumahku hingga dia tewas , ternyata dia cuma tetanggaku yang kebetulan lewat Dan karena kesalahan itu, pengadilan memutuskan hukuman mati bagiku. Kalau kamu kenapa?
Andi : Suatu hari aku baru pulang dari kantor, aku berdiri di depan rumah tetanggaku, bermaksud meminjam tangga, tetapi tiba-tiba sebuah kulkas melayang ke arahku, dan tahu-tahu aku berada di sini.
Alan : Kalau begitu,kau pasti orang yang kulempar, maafkanlah aku.
Andi : Tidak apa-apa.
Alan : Kalau kamu kenapa bisa tiba di sini? (tanya Alan pada salah seorang pria yang berdiri di sampingnya)
Pria : Akulah orang yang berada di dalam kulkas itu.

  • Perbedaan yoi, ya, dan ya begitulah
Turis amerika yang sedang belajar Bahasa Indonesia sedang bingung, mengapa orang Indonesia, jika menjawab pertanyaan itu beda-beda seperti yoi, ya, dan ya begitulah.

Lalu, ia bertanya kepada seorang pejabat, "Bagaimana cara membedakan yoi, ya, dan ya begitulah?"

Kemudian, pejabat itu menjawab, "Kalau yoi, orang tersebut tidak punya pendidikan, kalo ya, orang itu tamatan SMA, dan kalau ya begitulah, berarti ia sarjana."

"Oh, gitu, ya?", kata turis.
"Yoi!!", kata pejabat.

  • Kasi Tempat Duduk ke Penumpang cewek
Anak: "Mama, tadi waktu di angkot sama papa, dia minta saya nyerahin tempat duduk saya buat penumpang cewek."
Mama: "Itu memang sikap yang baik."
Anak: "Tapi Ma, aku kan waktu itu duduk di pangkuan Papa"

  • Ibu Berisik sih
Di sebuah taman kanak-kanak sedang ada pelajaran menggambar. Ibu Guru sedang asik melihat muridnya menggambar, tetapi si Vera hanya memandangi halaman yang kosong saja.
Ibu Guru : Ver, kamu gambar apa? kok kertasnya masih kosong?
Vera : Kuda makan rumput, Bu Guru.
Ibu Guru : mana rumputnya?
Vera : Dimakan kuda, Bu.
Ibu Guru : lalu kudanya mana?
Vera : Udah lari, Bu! habis ibu berisik, sih!

  • Lebih Bandel
Di suatu sore seseorang ayah dan anak laki lakinya sedang menikmati pisang goreng tiba sang anak berkata 'kenapa rambut ayah ada ubannya'
Sang ayah pun menjawab 'setiap kali kamu bandel rambut ayah tumbuh uban'
Sang anak pun menjawab lagi 'berarti ayah lebih bandel dari saya, sebab kakek lebih banyak ubannya dari pada ayah'

  • Kamus Geografi
Negara, wilayah dan ibu kota
Negara berjenis kelamin laki-laki = Pak Istan
Negara berstatus gadis = Kenya (bhs. Jawa artinya gadis)
Negara bagian berstatus gadis = Virginia (di AS)
Negara berstatus nyonya = Bu Rundi (Afrika), Bu Than (Asia)
Ibu kota negara berjenis kelamin laki2 = Abu Dabi (Uni Emirat Arab, Abu artinya bapak), Male (ibu kota Maladewa)
Ibu kota negara berjenis kelamin wanita= Bu Enos Aires (Argentina)
Negara dengan nama tersingkat = Uganda

(Pembaca mungkin heran, ya. Mari kita uraikan bersama. Uganda di-inggriskan menjadi double u. Oleh orang Inggris, double u dilambangkan dengan hanya satu huruf. W. Benar kan, Uganda adalah negara yang dapat dilambangkan dengan jumlah lambang yang paling sedikit, yaitu 1 huruf?)

Kabupaten dengan kota terbanyak di Indonesia= Lima Puluh Kota (Sumatera Barat)

  • Pembobol Bank
Kesal karena sebuah Bank dibuka disudut jalan kampungnya di Tarutung tanpa ngomong-ngomong. Niatan usil muncul dibenak Tigor. Dikumpulkannyalah teman-temannya, si Joner, Togap dan Bonar.
"Kurang azar betul itu Bank, masak operasi dikampung awak tanpa nawarin kerza kita-kita" keluh si Joner keteman-temannya. Rupanya keluhan ini membakar teman-temannya, dan direncanakanlah pembobolan Bank disudut jalan itu. Pembagian tugaspun diaturlah, dan pada hari "H" , malam hari, dimulailah operasi tsb. Singkat cerita, setelah membobol lantai Bank dari gorong-gorong dibawah trotoir, masuklah mereka berempat kedalam Bank. Dasar orang udik, melihat Bank pun baru pertama kali inilah mereka. Apa yang terlihat didalam Bank adalah jajaran lemari es.
"...lho kok lemari es bang?" tanya si Bonar.
"Iya lah ...itu kan tempat simpan uang" sahut si Tigor.
Maka dibukalah sebuah lemari es.
"Wah isinya bubur bang" kata si Togap bersemangat.
"Kita makan dulu lah bang" sambungnya.
Maka makan lah mereka berempat. Begitu pula lemari es selanjutnya. Bubur isinya ... dan mereka makan ramai-ramai. Setelah makan bermangkuk-mangkuk bubur, tanpa mendapatkan uang sepeserpun, hari mulai menjelang pagi dan mereka harus segera meninggalkan bank sebelum ketahuan. Begitu sampai diluar si Tigor menyumpah
" Bank apa itu bah, ...tak ada uangnya, bubur saza yang disimpannya".
Sesampai diseberang jalan dilihatnyalah papan nama bank itu:
"BANK SPERMA",

  • 3 Drakula
Ada 3 drakula, mereka bikin kompetisi siapa yang paling kejam dan sadis. Drakula yang paling muda dapet kesempatan duluan. Tiba-tiba dia lari secepat kilat, terus 2 menit udah balik lagi. Mukanya penuh lumuran darah, seringainya sereem. Terus dia ngomong, "Lu pade liat desa di seberang bukit itu ?" Yang dua ngangguk, "Iya, liat." "Desa itu... habiissss !"

Yang paling tua panas juga. Dia juga pergi sekelebat, terus 1 menit udah balik, mukanya juga penuh dgn cucuran darah. "Lu liat kota yang itu?", katanya sambil mukanya nunjukin kalo dia bangga bener. "Iye, liat", yang dua ngangguk juga. Kota itu juga habiiissssss !", kata yang paling tua sambil ketawa serem, "Hua ha ha hah !".

Drakula yang satunya lagi tambah panas, dia juga pengen show off.
Akhirnya dia juga lari sekelebat. Temennya yang dua terperanjat, soalnya belum sampe setengah menit dianya udah balik, penuh dengan cucuran darah di mukanya dan matanya. Temennya yang dua membatin, "Gila ni drakula,.... sangar amat, ternyata dia yang paling jago".
Sambil ngos-ngosan dia teriak, "Lu pade liat nggak tiang listrik di pas belokan sana?" "Liat! Liat!", kata yang laen.
"Sialan, gua kagak liat!!". kata si drakula.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar